Diguyur Hujan Deras. Tanah di Lebak Banten Jadi Terbelah

188

Tanah Lebak

Hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya pergerakan atau patahan tanah yang berakibat terjadinya longsor di Kampung Tegalumbu, RT 02 RW 01, Desa Wana Sari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat (30/10/2020) lalu.

Selain hujan, terjadinya pergerakan tanah juga dipengaruhi oleh kondisi tanah yang labil. Itu mengakibatkan bangunan sekolah, yakni SMA N 3 Cibeber mengalami kerusakan.

Dr. Raditya Jati, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangannya yang diterima Sabtu (31/10)  mengatakan,  laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, masih melakukan pemantauan serta pendataan di lokasi kejadian.

Termasuk kerugian lainnya masih dalam pendataan lebih lanjut.Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan data prakiraan cuaca yang menyebutkan bahwa hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Provinsi Banten hingga Sabtu (31/10/2020).

Selain Banten, prakiraan cuaca serupa juga berlaku untuk sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Papua.

Adapun BMKG sebelumnya juga menyebutkan bahwa tingkat intensitas curah hujan selama musim penghujan di penghujung tahun 2020 dan di awal tahun 2021 terjadi peningkatan hingga mencapai 40 persen akibat dampak fenomena La Nina. (joh)