Satgas Corona Kembali Serukan Hindari Kerumunan Saat Libur Cuti Bersama

95

ilus

Satgas Penanganan COVID-19 tak berhenti menyerukan agar masyarakat menjauhi keramaian dalam libur panjang cuti bersama akhir pekan ini. Pemda juga diminta terus mengidentifikasi tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Saya ingatkan dalam menjalani libur panjang ini masyarakat diimbau untuk menjauhi area ramai, tidak berkumpul, tetap di rumah saja,” ujar Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers secara daring, Kamis (29/10/2020).

Bila melakukan perjalanan atau bepergian, masyarakat diminta melakukan pengetesan sebelum dan sesudahnya. Wiku juga mengimbau masyarakat terus memantau prediksi cuaca.

“Apabila terpaksa bepergian, lakukan testing sebelum dan sesudah melakukan perjalanan,” tuturnya.

“Serta terus mengikuti update informasi prediksi cuaca dari BMKG sebagai antisipasi diri dan lingkungan terhadap bencana hidrometeorologi,” lanjut Wiku.

Kepada pemerintah daerah (pemda), Satgas juga terus meminta perhatian lebih. Pemda-pemda, kata Wiku, diharapkan terus mengidentifikasi titik-titik kerumunan.

“Pemda juga perlu melakukan identifikasi titik potensi kerumunan, melakukan pengawasan pendisiplinan protokol kesehatan di area pariwisata serta berkoordinasi dengan forkominda serta elemen masyarakat lainnya, mengoptimalkan satuan tugas daerah, terutama dalam upaya tracing dan screening,” ucapnya.

Tak hanya itu, pemda juga didorong terus meningkatkan tes terkait Corona. Apalagi bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

“Dan terus tingkatkan kapasitas tes bagi pelaku perjalanan dan masyarakat di daerahnya masing-masing,” imbau Wiku.

Sebelumnya diberitakan, Prof Wiku mengimbau masyarakat menghabiskan libur panjang akhir Oktober ini dengan berada di rumah saja. Satgas Corona mengingatkan, meski ada libur panjang, bukan berarti pandemi Corona juga libur.

“Pandemi tidak mengenal kata ‘libur’. Oleh karena itu, meskipun di masa liburan yang akan kita lalui bersama sebentar lagi, pemerintah daerah dan masyarakat harus tetap waspada dan bekerja sama untuk tidak menimbulkan kasus baru dan meningkatkan perawatan COVID-19 agar seluruhnya bisa menjadi sembuh,” kata Wiku, Selasa (27/10).

(Elza)