Maman Mauludin Bakal Duduki Jabatan Pj Sekda Cilegon

637

20201009_023124

Pemerintah Kota Cilegon menjadwalkan pelantikan penjabat Sekertaris Daerah (Sekda) pada Jumat (9/10/2020) besok, menyusul berakhirnya jabatan Sari Suryati sebagai Sekda kota Cilegon.

Acara pelantikan Penjabat (Pj) Sekda Kota Cilegon pengganti sedianya bakal digelar besok sekitar pukul  08.00 WIB bertempat di ruang Aula Setda kota Cilegon.

Merujuk surat edaran Gubernur Banten nomor : 800/1804-BKD/2020 perihal Persetujuan Penunjukkan Pj Sekda Cilegon yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Al Muktabar atas nama Gubernur Banten dijelaskan bahwa kekosongan jabatan ASN tertinggi itu akan diisi oleh Maman Mauludin, berdasarkan usulan daerah dengan mempertimbangkan persyaratan dan daftar riwayat hidup Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Cilegon tersebut.

“Pilihan Pj Sekda sudah kita bahas bertiga, yaitu Bu Wakil (Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati) Bu Sekda (Sari Suryati) dan saya sendiri. Pembahasan itu dilakukan sebelum Bu Wakil cuti (kampanye calon kepala daerah-red) dan sebelum Bu Sekda resign,” ungkap Walikota Cilegon, Edi Ariadi, Kamis (8/10/2020) sore.

Surat Gubernur tertanggal 1 Oktober itu pun segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah melalui Surat Keputusan Walikota Cilegon nomor : 800.05/Kep.286-BKPP/2020 tentang Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cilegon. “Jatuhlah (jabatan Pj Sekda Cilegon-red) ke tangan Maman Mauludin,” imbuhnya.

Pelantikan jabatan yang berdurasi hingga 1 Januari 2021 mendatang itu akan dihelat di ruang Aula Setda II Kota Cilegon. Pemerintah daerah bahkan sudah melayangkan surat undangan kepada seluruh pejabat dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menghadiri agenda tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Mutasi dan Pengembangan Karir pada Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Cilegon, Ardiansyah mengaku sudah mempersiapkan dan menyebar undangan sebanyak 50 undangan yang akan hadir  di ruang Aula Setda.

“Kita akan terapkan protokol kesehatan,” ucap Ardiansyah singkat. ***