Bantuan Sembako Dinsos Dinilai Tak Layak Konsumsi

1325

IMG_20200521_094143

Bantuan paket sembako dari Dinas Sosial Kota Cilegon yang di salurkan dalam rangka penanggulangan sosial Pandemi Covid-19 untuk masyarakat dinilai warga tak layak konsumsi.

Warga banyak mengeluhkan bantuan sembako dari Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk warga terdampak Covid-19. Seperti yang terjadi di Lingkungan Jombang Masjid, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang.

Sebab, beras pada paket sembako tersebut tidak layak konsumsi. Ini lantaran dalam kondisi busuk dan berbau.

Seperti yang dialami Ahmad. Dia mengungkapkan paket sembako tersebut merupakan didapat dari kantor kelurahan setempat. Namun ketika sesampainya di rumah dan memeriksa paket sembako mendapati beras tersebut kondisinya rusak dan tidak layak konsumsi.

Ahmad yang berprofesi sebagai buruh serabutan itu sangat mengharapkan bantuan tersebut saat kondisi pandemi seperti saat ini. Namun disesalkan, bantuan yang ia terima dari paket bertuliskan Pemkot Cilegon itu tidak layak untuk dikonsumsi.

“Baunya menyengat, lengket dan enggak layak seperti ini,” katanya,  (20/5/2020).

Ia juga merasa kecewa terhadap Pemerintah Kota Cilegon atas bantuan yang dinilainya tidak pantas diberikan itu. Kendati demikian, disinggung soal dikembalikan atau tidak, Yusak sendiri mengaku tidak akan mengembalikannya lagi.

“Kalau misalkan untuk dibalikin lagi, ya mungkin enggak bisa. Yang sangat disayangkan ialah kenapa sampai seperti ini berasnya tidak layak dimakan. Saya sebagai masyarakat kecil merasa kecewa atas kinerja yang kurang teliti. Karena yang ditakutkan hal ini terjadi bukan hanya keluarga saya, tetapi ke orang lain juga,” ungkapnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon, Achmad Jubaedi hingga saat ini belum menjawab panggilan wartawan. Nomor teleponnya pun tak bisa dihubungi.

(Asa/red)