Lagi,  Sekertaris Panitia Mukota Kadin Mundur dari Kepanitiaan

140

 

IMG-20191115-WA0001

CILEGON – Belum genap sepekan ditunjuk sebagai Sekretaris OC Musyawarah Kota (Mukota) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon, Syamsul Rizal Djahidi yang menggantikan Tatang Tarmizi sudah menyatakan pengunduran diri.

Sebagaimana diketahui, pada hari Senin (11/11/2019) lalu, Ketua OC Mukota Kadin Cilegon sekaligus Wakil Ketua Kadin Provinsi Banten, Agus R Wisas dalam konferensi persnya mengumumkan pergantian struktur kepanitaan Mukota Kadin Cilegon.

Mundurnya Syamsul tersebut diakui dan ditegaskan sendiri oleh Syamsul saat dihubungi wartawan melalui telepon selulernya, Kamis (14/11/2019) malam.

“Iya benar kang, langkah ini saya ambil setelah menimbang, mengingat dan memutuskan untuk mundur sebagai Sekretaris OC Mukota Kadin Cilegon,” ungkap Syamsul.

Dia juga menjelaskan bahwa dalam keputusan yang diambilnya tersebut, dirinya sudah menemui dan meminta pandangan dari kepanitiaan Mukota, setelah dirinya mengetahui ditunjuk sebagai Sekretaris OC.

“Emang hari Senin juga saya diundang ke Cilegon tapi saya tidak hadir, saya juga tidak tahu konsepnya. Dan saya baru tahu ditunjuk Sekretaris OC mengganti Pak Tatang pada hari Rabu (12/11/2019) kemarin. SK mungkin sudah ada, dan saya sudah menemui panitia ngobrol minta pandangan-pandangannya,” jelas Syamsul.

“Pak Haji Agus juga sudah saya sampaikan langsung, saya minta maaf dan minta ke beliau agar pengurus Kadin (provinsi) yang lebih senior, paham dan lebih pantas untuk menjadi Sekretaris OC. Dan diterima, mungkin malam ini juga akan perubahan itu akan dilakukan,” tambahnya.

Saat disinggung apakah pengunduran dirinya tersebut karena adanya polemik di tubuh pengurus Kadin Cilegon menjelang Mukota ini, Syamsul juga membenarkan hal tersebut, dimana kubu panitia Mukota yang dibentuk Sahruji dituding tidak netral, dan diduga banyak melakukan kecurangan.

Syamsul yang merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Serang dan Ormas Pemuda Pancasila (PP) ini, mengaku ingin menjaga netralitas dengan tidak ikut dalam kepanitiaan Mukota Kadin Cilegon.

“Kan kisuh gitu di dalam, ada dua kubu, saya pikir dari dua kubu ini, saya gak ingin temen-temen beranggapan saya ada di kubu A atau di kubu B. Bahkan saya dapat informasi bahwa pergantian bapak Tatang itu karena memang permintaan dari Kadin Kota Cilegon dari panitia,” bebernya.

“Karena saya juga bukan cuma di Kadin, saya juga di Partai Gerindra, saya juga sebagai Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Serang. Saya pikir, takut nanti temen-temen ada yang beranggapan saya ikut kubu kandidat tertentu. Makanya saya memutuskan untuk mengundurkan diri saja,” tandasnya.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui siapa sosok yang menggantikan Syamsul Rizal, sementara waktu pelaksanaan Mukota Kadin Cilegon hanya tinggal sepekan lagi. (Rls)