Pilkada Kota Cilegon Dilema Poros Perubahan

283

Screenshot_2019-10-10-20-58-44-131_com.android.browser

Incumbent Wali Kota Cilegon Edi Ariadi akan tetap berpasangan dengan Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati. Edi sudah menyatakan kepada kami bahwa dirinya tidak mungkin mengkhianati kepercayaan yg diberikan oleh keluarga Almarhum Tubagus Aat Syafaat. Tetapi, tetap politik itu dinamis.

Pasangan calon yg memiliki peluang mengalahkan Edi-Ati adalah yg diusung oleh parpol pendukung Prabowo-Sandi yang memiliki 21 kursi di legislatif (Gerindra 6 kursi, PKS 4 kursi, PAN 4 kursi, Berkarya 4 kursi, Demokrat 3 kursi).

Hanya saja, antara Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Kota Cilegon Sihabudin Sidik dan Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Banten Helldy Agustian sementara ini masih keukeuh mengincar kursi Cilegon 1. Jika mereka berkonflik, tidak menutup kemungkinan beberapa partai pengusung Capres 02 mendukung Edi-Ati yg Golkar balongkotan. Pada periode 2019-2024, Partai Golkar Kota Cilegon meraih 10 kursi dewan kota.

Tinggal kedua orang ini saling mengalah dan mengokohkan komitmen, harus ada yg menjadi wakil. Untuk mengalahkan klan Aat Syafaat agak sulit, karena pembinaan dari keluarga Almarhum Aat Syafaat terhadap kelompok-kelompok masyarakat sangat intensif, dan pengaruhnya sangat mengakar. Meskipun perolehan suara capres 02 mencapai 70 persen di Kota Cilegon.

Suara pendukung Capres 01 dipastikan akan terpecah jika Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cilegon Reno Yanuar dan kader Partai Golkar Iye Rohiman juga keukeuh akan mencalonkan diri. Dua nama ini sangat beken di Kota Cilegon, meskipun elektabilitas mereka belum terukur di seluruh dapil se-Kota Cilegon.

Jika mereka mencalonkan diri, potensi keberuntungan akan diraih oleh Sihabudin dan Helldy, seandainya keduanya menjadi satu pasangan. Kecuali Helldy yang masih menjabat Manajer Toyota Cilegon, Iye, Reno, dan Sihabudin adalah anggota DPRD Kota Cilegon.

Ketua Umum PB Al Khairiyah Ali Muhajidin alias Mumu pun tampaknya masih penasaran ingin menumbangkan dinasti Aat Syafaat.
Mumu masih menyimpan dendam kesumat, entah pemicunya apa. Dia pernah gagal ketika ikut kontestasi pada periode lalu.

Mumu telah memublikasi akan berpasangan dengan seorang pemain sintron asal Kota Cilegon, yaitu Lian Firman. Mumu tetap mengusung nama Poros Perubahan untuk ruh suksesinya. Selain seorang pengusaha sukses, Mumu adalah kader PKB.

Tokoh wartawan di Banten yang juga Wakil Ketua PWI Pusat, Firdaus, dikabarkan akan ikut kontestasi. Namun belum ada konfirmasi perihal dukungan politik yang akan digunakan. Tidak menutup kemungkinan Firdaus menggunakan kendaraan parpol, bisa pula mengambil jalur dukungan langsung dari warga alias perseorangan, istilah lazimnya jalur independen.  (Arban Ramizud Raray)

(Penulis adalah seorang Wartawan dan Pemerhati Sosial)