7 Hari Hilang, Nelayan Wanasalam Ditemukan Terdampar di Pesisir Utara Krui

175

LEBAK, (KB).- Tujuh orang nelayan yang mengunakan Kapal Motor (KM) Layur asal Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak, ditemukan terdampar di Perairan Laut Pugung Tampak Pesisir Utara Krui, Lampung Barat, Kamis (8/8/2019). Nelayan tersebut dilaporkan hilang kontak selama tujuh hari sebelum akhirnya ditemukan terdampar.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lebak, Nurman, membenarkan adanya tujuh nelayan ABK KM Layur yang ditemukan terdampar di Perairan Pugung Tampak Pesisir Utara Krui, Lampung Barat. Nelayan tersebut ditemukan Kamis (8/8/2019) sekitar pukul 17.30 WIB dalam kondisi selamat.

“Sebelum ditemukan, nelayan itu hilang kontrak selama tujuh hari. Penyebabnya, karena sebelumnya kapal mereka mati mesin di laut,” kata Nurman, Jumat (9/8/2019).

Berdasarkan informasi tim Rescue Pos Search And Rescue (SAR) Tanggamus Lampung, ketujuh nelayan yang terdampar di Perairan Laut Pugung Tampak Pesisir Utara Krui Lampung Barat. Mereka kini telah dievakuasi dengan selamat ke Dusun Simpang Tanjar, Pekon Sukanegara, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung.

”Ketujuh ABK yakni Dale (58), Ami (18), Rusni (35), Eli (28), Enur (28), Pudin (35) dan Deden (35). Mereka masih di Provinsi Lampung dalam proses pemulangan,” ujarnya.

Menurutnya, terdamparnya ketujuh nelayan KM Layur milik salah seorang warga Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak tersebut, bermula saat dalam perjalanan melaut menuju ke perairan Panaitan pada Kamis (1/7/2019) pekan lalu. Kemudian kapal tersebut mogok di Perairan Ramea Ujung Kulon.

Sejak keberangkatan ketujuh nelayan hilang kontak dan baru diperoleh informasi sepekan kemudian. “Terdampar di perairan antara pertengahan Krui Lampung yang berbatasan dengan Pulau Pisang Bengkulu. Keberadaan mereka diketahui setelah salah seorang ABK, Emi berinisiatif berenang menuju daratan untuk meminta bantuan dengan melapor ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung,” ujarnya.

Saat itu juga ditindaklanjuti dengan melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Pihaknya mengapresiasi upaya cepat tim SAR, Polair dan para pihak di wilayah tersebut yang telah berhasil mengevakuasi ketujuh warga Desa Muara Kecamatan Wanasalam tersebut dalam keadaan selamat. (KuY)