Ribuan Guru Madrasah se kota Cilegon Belum Terima Honor Selama 7 Bulan

457
Ahmad Jajuli selalu ketua forum Guru Madrasah Kecamatan Cibeber dan Haji Jawadi selaku kepala Madrasah
Ahmad Jajuli selalu ketua forum Guru Madrasah Kecamatan Cibeber dan Haji Jawadi selaku kepala Madrasah

Bidik, Cilegon – Sebanyak 2000 Guru madrasah di kota Cilegon diketahui belum menerima honor yang biasa diterima sebesar 400.000 Rupiah

Keterlambatan pembayaran honor daerah (Honda) yang dibayarkan melalui bagian Kesra Pemkot Cilegon itu diketahui semenjak bulan Januari 2019.

Ahmad Jajuli selaku Forum komunikasi Finiah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Cibeber mengungkapkan, ada ribuan guru madrasyah yang belum menerima honor dari pemerintah kota Cilegon.

“Ada 2000 tenaga honorer yang belum dibayarkan” ungkapnya.

Pihaknya meminta kepada Pemerintah Kota Cilegon agar lebih memperhatikan kesejahteraan para guru Madrasah.

“Biasanya lancar setiap 6 bulan sekali sekarang udah lewat, harus segera dicairkanlah, karena para guru madrasyah tersebut sangat mengharapkan honor tersebut, kami meminta pemerintah kota cilegon agar selalu memperhatikan kesejahteraan para guru madrasah,”pintanya.

Diketahui, para guru madrasyah hanya mendapatkan honor 400.000 perbulan dari pemerintah kota Cilegon namun hingga saat ini belum diturunkan.

“Honor guru madrasah sekarang masih 400.000, beda dengan honor guru Sekolah Dasar,” Sambungnya.

Senada dikatakan. Haji Jawadi selaku kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Karang Tengah, bahkan pihaknya mengancam akan melakukan aksi demo jika tidak ada kejelasan dari pihak pemkot Cilegon.

“Kita merasa kasihan, para guru madrasah ini hanya menerima honor yang tidak seberapa, kenapa malah ditunda-tunda, seharusnya Pemerintah Kota Cilegon ini lebih serius memperhatikan kesejahteraan para guru madrasah” Imbuhnya.

Jika di bulan ini tidak ada pencairan honor untuk para guru madrasah, sambungnya, para guru madrasah yang berjumlah sekitar 2000 orang tersebut akan mengadakan aksi demo ke Pemkot dan DPRD Cilegon. (Red)