Tradisi Ziarah Kubur Usai Salat Ied Ramai Dilakukan Warga Serang

205

Pemandangan di TPU  di lingkungan Mesjid Agung At Tsauroh pada hari Idul Fitri

Pemandangan di TPU di lingkungan Mesjid Agung At Tsauroh pada hari Idul Fitri

SERANG – Ziarah kubur merupakan tradisi yang rutin dilakukan sebagian kalangan umat Islam baik sebelum memasuki bulan suci Ramadan maupun pada saat Hari Raya Idul Fitri atau bahkan hari raya Idul Adha. Tak terkecuali tempat pemakaman umum (TPU) di Kota Serang, Banten.

Rabu (5/6/2019) usai Salat Idul Fitri gelombang peziarah datang silih berganti untuk berdoa sambil menaburkan bunga di pemakaman keluarga atau kerabat di berbagai tpu.

Salah satu peziarah di TPU lingkungan Masjid At Tsauroh, Kota Serang, Megawati (49), mengatakan sudah menjadi tradisi keluarga ziarah ke makam kedua orang tua . Istri dari pengusaha itu datang bersama suami dan keempat anaknya.

“Saya bersama keluarga dari tahun ke tahun menyempatkan untuk berziarah. Ini seperti sudah menjadi tradisi yang harus dilakukan keluarga,” kata Megawati yang warga Taman Lopang Indah, Kota Serang.

Warga lainnya, Rina Agustina (44) berujar ziarah kubur pada lebaran maupun sebelum ramadhan sudah rutin ia dan keluarga lakukan. Menurutnya ziarah kubur adalah mendoakan pada orang tua dan kerabat agar diampuni dosanya serta mengingatkan kita akan kematian yang pasti terjadi pada siapapun.

“Sudah rutin, kita lakukan. Saya sudah ziarah ke makam ibu dan ayah,” ujar warga Kota Cilegon ini. (haryono/bb)