Tak Dapat Dikenali, Lima Jenazah Korban Tsunami Selat Sunda Dimakamkan

64

   
reuters 

PANDEGLANG, BIDIK BANTEN – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri berhasil mengungkap identitas dua dari tujuh mayat tak dikenal korban tsunami Selat Sunda.

Keduanya, Abdul Rahman Ass Syagaf (52) warga Bekasi, Jawa Barat dan Masumi (37) warga Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang.

“Kedua mayat sudah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ungkap Kabid Humas Polda Banten, AKBP Edy Sumardi di Posko Bencana Media Center Polda Banten, Kamis (3/1/2018) sore.

Dikatakan Edy dengan diserahkannya dua mayat korban tsunami ini, tersisa 5 jenazah yang belum teridentifikasi. Saat ini ke lima jenazah masih tersimpan di RSUD Berkah Pandeglang.

Lebihlajut Edi menjelaskan sesuai hasil koordinasi Kabidokkes dengan Direktur RSUD Berkah Pandeglang, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, ke lima jenazah tak beridentitas tersebut rencananya akan dikebumikan besok (Jumat, red) pagi.

“Lima jenazah yang tidak teridentifikasi, akan dimakamkan besok sekitar pukul 09.30, di pemakaman Nini Aki Jalan Raya Serang, Kampung Kadu Pereng, Desa Cigadung, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang,” jelasnya.

Kelima5 jenazah yang tidak teridentifikasi, antara lain :

1. DVI / SMR / 0111
Laki-laki perkiraan usia 20-30 tahun

Ciri khusus: Pada pipi kiri di bawah sudut mata terdapat tahi lalat berbentuk bulat warna hitam dengan diameter 0,1×0,1 cm, di atas bibir sisi kanan di atas sudtu bibir terdapat tahi lalat 0,1×0,1 cm, pada pangkal lengan atas kanan sisi depan terdapat tahi lalat hitam 0,4×0,3 cm.
Pada dada sisi kanan terdapat tahi lalat warna hitam ukuran 0,1×0,1 cm, rambut lurus hitam panjang 1,5 cm, tinggi badan 157 cm, panjang telapak kaki 22 cm, celana dalam bahan kaus warna biru ukuran S terdapat tulisan ‘Hicoop’. Memakai gelang manik bulat bahan kayu warna cokelat dengan tali benang.

2. DVI / CRT / 0108
Perempuan perkiraan usia 4-5,5 meter

Ciri khusus: Tahi lalat berwarna hitam di dahi, pelipis kanan, di bawah kelopak mata kiri, dan bokong kanan. Memakai anting bentuk bulat tanpa mata warna kuning emas terpasang pada dua cuping telinga, pakaian gaun bahan kaus warna biru jenis long dress, celana dalam bahan kaos.

3. DVI / SMR / 0092

Perempuan berusia 18-25 tahun dan tinggi 150 cm
Ciri khusus: Kuku jari kedua tangan tampak panjang dengan ujung kuku tanpak rata, rambut hitam beruban lurus 11 cm, pada kedua lutut ada jaringan parut berwarna lebih terang berukuran 3×1,5 cm dan 1×0,5 cm, pada bokong kiri ditemukan jaringan parut lebih terang dari sekitarnya membentuk garis vertikal seluas 5×5 cm.

4. DVI / LABUAN / 0105

Perempuan berusia 27-40 tahun dan tinggi 155 cm.

Ciri khusus: Rambut hitam panjang 17 cm, celana dalam bahan katun hitam polos, bekas tindikan di kedua cuping telinga.

5. DVI / PTI CEMARA / 0117

Laki-laki dewasa, umur 40-50 th, memakai singlet warna putih bahan kaos merk “Vip Sporty” ukuran 36, pada batang kemaluan bagian bawah terdapat benjolan berbentuk oval berwarna putih transparan disertai butir warna warni merah biru ukuran 1,5x1cmx0,3 cm.

Apabila ada kemiripan ciri-ciri khusus tersebut diatas dapat menghubungi nomor 087879529622 / 0877336699690. Serta berkenan ke RSUD Berkah Pandeglang sebagai Pusat DVI Polri Tsunami Banten untuk melihat foto-foto korban saat pertama kali ditemukan serta diperkenankan melihat ke jenazah. (har/bb)