Peringati Hari Pahlawan, HMI STIT Al-khairiyah Adakan Ziarah dan Dialog Publik

38

IMG-20181118-WA0003

Cilegon – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIT Al-khairiyah Cabang Cilegon memperingati hari pahlawan nasional dengan melakukan ziarah ke makam pahlawan dan dialog publik yg bertempat di Peziarahan Brigjend K.H Syam’un di kamasan anyer Sabtu, 17 November 2018.

Kegiatan ini mengangkat tema “Momentum hari pahlawan kita kembali ke khittoh Perjuangan HMI untuk mewujudkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme di era milenial” kita hadirkan 5 narasumber dari berbagai unsur salah satunya dari unsur KODIM , Alumni HMI, dan Keluarga besar Al-khairiyah.

IMG-20181118-WA0001

Dalam kegiatan ini dua narasumber yg hadir yakni Alwiyan Qosyid Syam’un (Cucu brigjend K.H Syamun) dan Ficky Irfandi (Ketum Cabang Cilegon 2011).

Sementara itu, Rickyl Amri letua umum hmi komisariat STIT Al-khairiyah menjelaskan kegiatan ini merupakan inisiatif baru dari kawan-kawan pengurus dan kader dalam memperingati hari pahlawan, yakni mengadakan dialog publik di barengi dengan ziarah makam pahlawan, makam yang di ziarahi adalah makam brigjend K.H Syam’un yang baru-baru ini di tetapkan sebagai pahlawan nasional, menurutnya Ki Syam’un adalah Pendiri al-khairiyah dan tokoh pejuang yang multitalenta, selain kiyai beliau juga panglima militer di Banten dan bupati serang pertama. jasa beliau sangat besar bagi bangsa terutama dalam mempertahankan NKRI. Sebagai generasi penerus kita patut berterimakasih dan mendoakan beliau.

“Tak hanya ki syam’un kita sebagai kader hmi juga patut bangga pendiri hmi ayahanda lafran pane juga sudah di tetapkan sebagai pahlawan nasional. oleh karenanya kita harus bangga karena pendiri Hmi dan pendiri al-khairiyah sama- sama menjadi pahlawan nasional.”.ujarnya

Saat dialog publik berlangsung,  Alwiyan mengatakan, Misi mencerdaskan Umat melalui pendidikan dengan bukti didirikannya Nahdlotus syubanil muslimin tahun 1916.

“Jika tdk bs mencerdaskan org lain mk jgn membodohinya, Jika tdk bs memakmurkan org lain mk jgn memiskinkannya, Jk tdk bs mencintai agama bangsa dan negara mk jgn merusaknya, Jagalah kemaslahatan sebagai wujud rasa Syukur kita kepada Allah SWT” terangnya.

Hal senada dikatakan Ficky Irfandi yang mengatakan, Lafran Pane memiliki gagasan, perjuangan dan jasa yang besar bagi kemajuan bangsa dan negara ini.

“Tidak dipungkiri, karya besarnya melahirkan HMI telah terbukti melahirkan banyak kader bervisi keumatan dan kebangsaan di negeri ini. Dan kader-kader itu dalam perjalanan bangsa telah turut mewarnai wajah Indonesia saat ini”, imbuhnya. (Rilis)