Kampung Madani Cilegon Resmikan program baru “POCI”

222

SAVE_20181129_081321

Cilegon, – Sejumlah mahasiswa dan kalangan pemuda yang tergabung dalam Organisasi Kampung Madani,
meningkatkan minat baca bersama Kampung Madani Cilegon (Kampung Kadipaten).

Menurut para ahli dan pakar bahasa, membaca adalah gudang ilmu dan buku adalah sumber dari segala informasi. Para pengurus (kakak madani) serius dalam menciptakan generasi yang unggul diberbagai bidang, seperti mengaji, qori, kaligrafi, membaca puisi serta pendidikan karakter seperti yang selama ini diajarkan oleh para pengurus Kampung Madani Cilegon (Kamaci) pada setiap malam minggu.

SAVE_20181129_081343

Bekerja sama dengan ibu-ibu beserta warga lainnya, Kamaci menciptakan terobosan baru dengan sistem jemput bola.

Hal ini terlihat dari launching program POCI (Pojok Baca dan Pojok Cendekia) yang memanfaatkan gardu yang berlokasi di Lingkungan Kadipaten RT.03 RW.02 Kelurahan Kedaleman kecamatan Cibeber yang diselenggarakan pada Minggu, 25 November 2018.

Acara tersebut dihadiri oleh ketua RT, puluhan warga yang terdiri dari ibu rumah tangga beserta anak-anak yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Program POCI digagas untuk mencerdaskan anak-anak dan dipercaya ampuh mengurangi anak-anak dari kecanduan game online yang saat ini telah merampas waktu belajar mereka. Ungkap Syukron selaku ketua umum kampung madani Cilegon dalam sambutannya.

“Pemanfaat fasilitas milik warga ini juga dinilai sangat efektif dan memiliki multifungsi,selain untuk tempat singgah bagi penjaga malam juga dapat dimanfaatkan oleh anak-anak sekitar untuk sekedar meraup ilmu dari berbagai jenis buku yang tersedia”terang Syukron.

Sementara itu, ketua RT.03 Eka sartika dalam sambutannya juga sangat mengapresiasi berbagai program dan kegiatan yang dilakukan oleh para pengurus Kampung Madani Cilegon selama kurun waktu 3 tahun kebelakang.

“Awalnya gardu ini hanya digunakan oleh orang-orang yang hanya duduk sambil main kartu, saya bersama warga RT.03 meminta kepada Kampung Madani untuk mengelola gardu ini agar memiliki nilai manfaat dan berguna bagi setiap pengunjung. Ungkapnya.

Adanya program POCI ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul diberbagai bidang dan mengharumkan nama kota Cilegon kedepannya nanti.

“Meski secara organisasi kita belum diakui oleh pemerintah, namun bukan halangan bagi kami untuk berbakti dan bertekad agar kota cilegon mampu mengoleksi warganya yang memiliki bakat dan patut diperhitungkan”Imbuh Syukron.

.