Berbekal Restu Ibu, Surahman Nyaleg Dari Partai Demokrat Dapil Grogol – Pulomerak

323

IMG-20181111-WA0005

Adalah Surahman, seorang pria kelahiran Grogol kota Cilegon 36 tahun silam ini berniat maju mencalonkan diri sebagai anggota Legislatif kota Cilegon pada 2019 ini berbekal tekad dan semangat ingin memajukan Masyarakat sekitarnya yang di nilainya masih belum sejahtera dengan masih banyaknya pengangguran diwilayahnya.

FB_IMG_15419546346985172

Dalam kesehariannya pria yang akrab disapa Rahman ini berprofesi sebagai pedagang beras, kendati demikian dirinya merasa terpanggil lantaran diwilayahnya masih banyak persoalan kebijakan pemerintah yang kurang berpihak kepada rakyat dan dirinya memberanikan diri  tampil mewakili wilayahnya untuk maju sebagai calon  anggota DPRD kota Cilegon di Daerah Pemilihan Grogol -Pulomerak.
“Awalnya saya tidak berniat maju sebagai Caleg karena saya sadar saya masih banyak kekurangan dan menjadi calon anggota Dewan itu sangat berat karena pertanggungjawabannya dunia akherat. Lalu saya konsultasi dan minta pendapat ibu saya, dan beliau menyetujui bahkan mendukung penuh anaknya maju mewakili masyarakat asalkan saya tetap menjaga amanah, nah berbekal restu dan dorongan itulah saya bersemangat dan bertekad ingin mewakili masyarakat saya”terangnya.

FB_IMG_15419548871455970

Meski begitu, bukan jalan mudah bagi Surahman untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat, apalagi setelah dia menyadari kemampuan ekonomi belum menunjang dan dirinya merasa belum mapan. Namun semangat dan dukungan ibunyalah yang membuat dirinya  bersemangat pantang menyerah, bahkan ibunya menyuruhnya untuk menjual aset keluarga sebagai modal dirinya mencalonkan diri.
“Awalnya saya masih bingung melihat kondisi sekarang ini dimana usaha saya pun lagi lesu, tapi ibu saya terus mendesak saya agar jangan menyerah, bahkan ibu saya bukan hanya mendukung saya melainkan menyuruh saya untuk menjual aset keluarga supaya dalam proses pencalonan ini saya tidak menyerah karena kekurangan dana. Disitulah saya sangat terharu dan buru-buru saya basuh kedua kaki ibu saya itu sembari meminta maaf dan restunya dan saya katakan bahwa saya masih mampu menanggulangi masalah itu.”ungkapnya dengan nada lirih.

Bahkan saking ingin membuktikan dirinya benar-benar bertekad berjuang untuk kepentingan masyarakat, dia telah membuat sebuah komitmen sebagian gaji  dia sebagai wakil rakyat akan di wakafkan untuk kepentingan masyarakat, dan komitmen itu dia lampirkan dalam bentuk pernyataan tertulis. (KD)