IMG-20180303-WA0003

BBC – Memanasnya suhu politik akibat insiden pemukulan yang dialami oleh Yusuf Amin selaku anggota DPRD Kota Cilegon dari PDI Perjuangan, yang dilakukan oleh Hasbudin yang juga anggota DPRD kota Cilegon dari Partai PAN hingga berujung pelaporan ke Polres Cilegon menuai beragam tanggapan masyarakat.

Ketua LSM Gappura Banten, Husen Saidan menilai kejadian tersebut semestinya dapat didamaikan sebab menurutnya, jika para wakil rakyat itu berseteru dan saling bertikai maka kehormatannya sebagai anggota Dewan yang mewakili rakyat akan tercoreng dan akhirnya rakyat yang menjadi bingung.

“Saya berpendapat sebaiknya para anggota dewan yang bertikai itu saling memaafkan dan kasusnya tidak usah diperpanjang, sebab jika masalah itu semakin meruncing dan dibesar-besarkan maka yang terjadi kehormatan lembaga tersebut akan malu dan tercemar hingga rakyat yang menjadi bingung. Oleh karena itu masing-masing pihak harus saling memaafkan dan sudahi sajalah karena tidak baik jika harus terus-terusan berseteru begitu” ujar Husen.

Diketahui Perselisihan itu terjadi sebelum keberangkatan rombongan anggota DPRD Kota Cilegon  menuju Jakarta dalam rangka kedinasan.

Saat itu Hasbudin datang terlambat, Kemudian Yusuf yang telah lama menunggu beserta anggota DPRD lainnya mengucapkan kalimat yang membuat Hasbudin tersinggung. Hasbudin memukul wajah Yusuf Amin sebanyak satu kali dan mengenai pipi kanannya.

Sementara itu, Ketua BK DPRD Kota Cilegon Reno Yanuar mengungkapkan jika Hasbudin terbukti bersalah dalam perkara itu sanksinya tidak main-main. Bisa sampai dilakukan pergantian antar waktu (PAW) atau pemecatan.
“Untuk apa juga kasus itu dilanjutkan jika kedua belah pihak sudah saling memaafkan, aturan hukum pun sudah tidak berlaku bila keduanya saling memaafkan dan mencabut pengaduan sebagai bagian dari itikad baik dan saling menjaga satu sama lainnya”ujar Husen, saat ditemui bersama ketua DPRD Cilegon, Fakih Usman disela-sela kegiatan tournamen lomba Catur “Geger Catur Cilegon” yang diselenggarakan di Situ Rawa Arum, Sabtu (3/3/2017).