Ribuan Warga Cilegon Hadiri MTQ ke 17

28511073_1500043210121169_845192264_n

BBC – Ribuan warga Kota Cilegon dari delapan Kecamatan berbondong – bondong menyaksikan pembukaan pegelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an(MTQ) ke 17.

MTQ yang dihelat di Lapang Tong, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil dibuka langsung oleh Pelaksana tugas(Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi. disambut antusias warga.

Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, penyelenggaraan MTQ adalah sebagai wujud inplementasi dari kecintaan terhadap Kitab Suci Alqur’an dengan bertujuan mencetak generasi qur’ani warga Cilegon.

“Dengan MTQ ini Alhamdulillah tidak ada satupun peserta cabutan semuanya asli warga Cilegon dan ini menandakan pembinaan yang dilakukan LPTQ sudah berjalan baik, saya juga berpesan agar dalam perlombaan MTQ ini penilaan juri harus betul – betul fair,”katanya usai pembukaan MTQ ke 17 Senin(27/2/2018) malam.

Lebih lanjut dikatakanya peranan tokoh dan pemuka agama semakin dituntut keberadaanya sebagai pemberi arah, juga sebagai benteng yang kokoh dalam menangkal dan menanggulangi dampak negatif dari budaya budaya asing.

“Dan oleh karena itu, Alqur’an harus senantiasa dibaca,dikaji, dihayati, dipahami dan diamalkan isi kandunganya. Pemahaman dan pengamalan Al Qur’an dalam proses pembangunan dan peningkatan kualitas SDM yang sedang dan terus kita upayakan, merupakan kontribusi terhadap suksesnya pembangunan di Kota Cilegon,”ujarnya.

Sementara itu Joko Purwanto selaku ketua Panitia MTQ ke 17 sekaligus menjabat sebagai Camat Citangkil mengatakan, tujuanya diselenggarakan MTQ ini adalah untuk meningkatkan minat dan bakat masyarakat Kota Cilegon menuju generasi yang qurani serta menjadikan masyarakat yang gemar membaca dan memahami isi kandungan Al Qur’an.

“Alhamdulillah dalam MTQ kali ini peserta yang ikut cukup banyak dari tahun lalu yang hanya 225 peserta dan sekarang jumlah 330 peserta semuanya asli warga Cilegon, untuk Dewan hakim berjumlah 90 orang, 9 pengawas dan 30 panitera,”tukasnya.