Iman Ariyadi Tunjuk Rizki Pimpin AMPG Cilegon

189

Rizki Khoirul ikhwanCilegon, (Bidik Banten) – Angkatan Muda Pembaharuan Golkar (AMPG) kota Cilegon, siang tadi (25/05/217) menggelar acara pelantikan pengurus Kecamatan dan pemilihan ketua AMPG kota Cilegon di hotel Grand Mangkuputra yang dihadiri oleh Ketua DPD Partai Golkar, Iman Ariyadi dan Kepala Bappeda kota Cilegon, Ati Marliati.

Iman Ariyadi selaku ketua DPD Partai Golkar kota Cilegon menunjuk Rizki Khoirul Ihwan yang diketahui sebagai anak dari Kepala Bappeda Kota Cilegon Ratu Ati Marliati yang juga keponakan Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi, dan secara resmi melantik Rizki Khoirul ikhwan menjadi Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Cilegon.

Rizki mengaku pengangkatan dirinya menjadi Ketua umum AMPG Kota Cilegon adalah mutlak hak prerogatif Tb Iman Ariyadi selaku Dewan Pembina Partai Golkar Kota Cilegon.

“ini Bukan aklamasi, tapi Ini lebih dari hak prerogatif dari Pak Ketua DPD. Karenakan sebenarnya saya juga tergabung di Partai Golkar, pengurus. Jadi mungkin ex officio dari kepemudaaan yang langsung megang AMPG,” ujar Rizki kepada Wartawan.

AMPG Kota Cilegon yang baru terbentuk ini, ungkap RIzki, setelah lama mengalami kekosongan, tidak hanya akan fokus pada memenangkan Partai Golkar di ajang pemilu, juga akan bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan lebih utamanya adalah untuk memenangkan suara pada Pileg dan Pilkada mendatang.

“Kita kan AMPG sudah sempat vakum beberapa tahun. Kita akan membangun program-program kemasyarakatan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ratu Ati Marliyati selaku ibunda Rizki mendukung penuh apa yang menjadi bakat anaknya, termasuk menjadi Ketum AMPG Kota Cilegon.

“Rizki punya kemauan dan keinginan untuk memajukan Kota Cilegon karena darah perjuangannya yang telah ditanamkan dari kakeknya (Alm. Tb Aat Syafaat). Mudah-mudahan mengalir yang sisi positif,” ujar Ati.

Diketahui, AMPG kota Cilegon adalah organisasi sayap Partai Golkar yang diisi oleh para anak muda, AMPG kota Cilegon sebelumnya lama tenggelam sehingga akhirnya dibangkitkan lagi dengan membawa program kemasyarakatan di kota Cilegon. (RBS)