SK Belum Turun, Kemenag Pandeglang Harap-Harap Cemas

361
Sejumlah Warga Saat Mempertanyakan Pemberangkatan Haji Pada Pusat Informasi Haji Di Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang. (Foto, BidikBanten)
Sejumlah Warga Saat Mempertanyakan Pemberangkatan Haji Pada Pusat Informasi Haji Di Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang. (Foto, BidikBanten)

PANDEGLANG, (BidikBanten) – Keputusan Menteri Agama tentang penambahan kuota haji 2017 mencapai 10 ribu orang, hingga saat ini belum diterima oleh pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandelang. Sehingga Kemenag Pandeglang belum mengetahui berapa penambahaan kuota haji untuk Pandeglang.

Kepala Seksi Haji Kemenag Pandeglang, Wawan Sofwan mengatakan, untuk calon haji yang berangkat 2017 mencapai 506 orang, dan mereka yang berangkat merupakan pendaftar dari tahun 2011, mulai bulan Januari hingga agustus 2011. “Calon haji pandeglang 2017 jumlahnya 506 orang, itu belum ditambah dengan penambahan kuota yang akan diberikan sesuai keputusan menteri agama, mudah-mudahan pandeglang mendapat penambahan kuota haji banyak,” ujar Wawan dikonfirmasi di ruang Kerjanya, Kamis (19/01/2017).

Wawan menuturkan, hingga saat ini keputusan menteri agama belum juga diterima baik oleh Kemenag Pandeglang, maupun Kanwil Banten. Sehingga belum bisa memastikan berapa jumlah penambahan porsi haji untuk Pandeglang. “Kanwil aja belum menerima, kami belum bisa memastikan berapa penambahan kuota haji untuk Pandeglang, karena hingga saat ini masih banyak jumlah calon haji yang belum berangkat,” katanya.

Untuk jumlah calon haji yang mendaftar di Pandeglang untuk 2011 mencapai 2.122 orang, 2012 mencapai 3.233 orang, 2013 mencapai 2.402 orang, 2014 mencapai 1.890 dan 2015 mencapai 1.725 orang. “Kami baru merekap perlima tahun sekali, dari tahun 2011 hingga tahun 2015 jumlah keseluruhan jamaah haji yang belum berangkat mencapai 11.372 orang,” ungkap Wawan.

Wawan berharap, Surat keputusan Menteri Agama tersebut agar secepatnya bisa diterima oleh pihak Kanwil hingga Kemang Pandeglang, karena jika terlambat akan menghambat proses pendataan kelengkapan Haji. “Kalau Keputusan menteri terlambat, dan kami mendapatkan tambahan kuota, bisa menghambat proses pengurusan kelengkapan data, karena pengurusan kelengkapan haji bagi calon haji tidak bisa secepatnya selesai mengingat jumlah calon haji terbilang banyak,” harapnya.

Sementara itu, salah satu warga Cikedal yang terlihat tengah menurus kelengkapan sebagai calon haji, di ruang staf haji Kemenag Pandeglang, Suryani (74) mengatakan, jika dirinya sedang melengkapi persyaratan sebagai calon haji. “Saya daftar dari tahun 2013, hingga saat ini saya belum tahu kapan saya berangkat sebagai calon haji, ini lagi mengurus kelengkapan seperti untuk membuat pasport,” ujarnya.

Suryani juga mengatakan, dirinya sangat menyambut baik dengan adanya penambahan kuota haji pada 2017 ini, karena jika ada penambahan kuota, mudah-mudahan dirinya bisa berangkat di tahun ini. “Sangat senang dengan adanya penambahan kuota haji, saya kan daftar 2013 siapa tahu bisa berangkat tahun ini, jika memang harus mengusulkan, saya akan mengusulkan kepada pihak Kemenag, untuk berangkat tahun ini,” katanya. (Agus/BBC)