Delapan Ratus Lebih Pejabat Eselon IV Pemkab Pandeglang Dimutasi

778
Ratusan Pejabat Tingkat Eselon IV Saat Mengikuti Pelantikan
Ratusan Pejabat Tingkat Eselon IV Saat Mengikuti Pelantikan Proses Mutasi Dan Rotasi Jabatan Di Pendopo Bupati Pandeglang. (Foto, BidikBanten)

PANDEGLANG, (BidikBanten) – Bupati Pandeglang, Irna Narulita melakukan mutasi sebanyak 879 pejabat eselon IV di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, yang digelar di pendopo, Senin (09/01/2017).

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, para pejabat eselon IV yang dilantik saat ini harus dapat melaksanakan tugas dengan baik, untuk mewujudkan pembangunan di Kabupaten Pandeglang. “Bapak dan ibu disumpah dalam pelantikan ini. Untuk itu, harus bekerja dengan komitmen dan tanggung jawab yang tinggi, agar Pandeglang lebih maju,” katanya

Bupati juga menyatakan, setiap jabatan yang diemban adalah sebuah amanah yang harus dipertanggung jawabkan. Oleh sebab itu, kata Bupati Irna setiap pegawai Apartur Sipil Negara (ASN) hususnya pejabat harus punya rasa tanggung jawab, jiwa melayani, dan inovasi. “Bapak dan ibu disumpah disini, itu sebagai janji untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Jangan sampai menyalahgunakan amanah yang diemban,” ujarnya.

Irna berharap, para pejabat juga memiliki kepekaan terhadap keluhan yang dirasakan oleh masyarakat. karena menurut Bupati, para perangkat SKPD merupakan kepanjangan tangan dari Bupati dan Wakil Bupati untuk dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Apabila ada permasalahan yang terjadi segera dapat ditindaklanjuti, baik itu masalah kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan lain sebagainya. Jangan sampai ada masyarakat pandeglang yang punya penyakit akut pun tidak terdata,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ali Fahmi Sumanta menuturkan, jumlah pejabat yang dilantik dan diambil sumpah saat ini sebanyak Delapan Ratus Tujuh Sembilan (879) pejabat Esselon IV. “Dari jumlah tersebut ada pejabat Eselon IV.a dan Eselon IV.b. dan semuanya sesuai kepangkatan yang sudah dikaji oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan,” katanya. (Agus/BBC)