28 Eselon II Dirotasi, Walikota Cilegon Harapkan Dapat Bekerja Maksimal

365
Suasana Pelantikan Pejabat Eselon II, III Dan IV Di Halaman Kantor Walikota Cilegon
Suasana Pelantikan Pejabat Eselon II, III Dan IV Di Halaman Kantor Walikota Cilegon. (Foto, BidikBanten)

CILEGON, (BidikBanten) – Walikota Kota Cilegon, Iman Ariyadi akhirnya melantik seluruh pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon, mulai dari pejabat eselon II, III dan IV. Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh seluruh pegawai yang masuk dalam mutasi, rotasi dan promosi, yang bertempat di Halaman Pemkot Cilegon, Kamis (12/01/2017).

Dalam mutasi, rotasi dan promosi tersebut, terdapat sejumlah nama pejabat eselon II yang berpindah tugas, ada pula yang tetap pada dinas sebelumnya. Sebagai contoh, Beatri Noviana yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Ketahanan Pangan (BPMKP), pada pelantikan tersebut dimutasi menjabat Asisten Daerah II Setda Kota Cilegon, ada juga Dana Sujaksani yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) sekarang menjadi Asisten Daerah III Setda Kota Cilegon.

Walikota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi mengatakan, bahwa mutasi, rotasi dan promosi merupakan hal yang biasa terjadi dalam pekerjaan, terutama di lingkungan pemerintahan, hal ini dimaksudkan, agar terjadi penyegaran di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Untuk Eselon II, ada 28 orang yang mengalami rotasi dan mutasi, untuk selanjutnya SKPD yang masih kosong, akan kita lakukan lelang,” katanya.

Iman menyatakan, bahwa proses mutasi, promosi dan rotasi pejabat yang sekarang dilantik ini, sudah melalui tahapan dan proses yang cukup panjang, dimana Tim Badan Pertimbangan Kepangkatan (Baperjakat) telah bekerja keras untuk menentukan jabatan-jabatan aparaturnya. “Rotasi ini kan sudah melalui pertimbangan yang matang, dan semuanya sudah disusun oleh Baperjakat melalui proses yang cukup panjang, sehingga penempatannya pun dirasa sudah sesuai,” tambahnya.

Iman berharap, kepada pejabat yang baru dilantik agar melakukan tanggung jawabnya secara profesional dan amanah, serta mempunyai komitmen yang tinggi, terlebih saat ini tunjangan pegawai saat ini sudah mengalami kenaikan. Iman menyatakan, dengan adanya kenaikan tunjangan, agar pekerjaan para pejabat struktural tersebut dapat langsung mengerjakan program-program yang ada, dan pihaknya akan terus memantau kinerja masing-masing SKPD, apabila didapati kinerja yang kurang baik, tambah Iman, pihaknya akan langsung memberikan sanksi, dengan pencopotan jabatan. “Ya, mereka harus bekerja semaksimal mungkin, agar semuanya berjalan dengan baik. Mereka pun harus langsung melakukan program-program SKPD, kalau kinerjanya ngga bagus, bisa langsung saya copot jabatannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Ahmad Dita Prawira mengungkapkan, dirinya siap menjalankan tugasnya sebagai Kepala DPMPTSP Kota Cilegon, dan siap mengawal setiap program pemerintah. “Saya selalu katakan, siap ditempatkan dimana saja, dan saya pun siap menjalankan amanat yang susah diberikan kepada saya,” kata Dita. (Mg01/BBC)