Milad FPAKSI Kecamatan Citangkil Berlangsung Meriah

339
Suasana Milad
Suasana Milad Forum Pendidikan Al-Qur’an Keluarga Sakinah Indonesia (FPAKSI) Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. (Foto, BidikBanten)

CILEGON, (BidikBanten) – Dalam rangka hari jadi yang ke 2 Forum Pendidikan Al Qur’an Keluarga Sakinah Indonesia (FPAKSI), Kecamatan Citangkil menggelar beragam perlombaan yang diikuti seluruh Taman Kanak-kanak Al Qur’an (TKA) dan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) se Kecamatan Citangkil, bertempat di Kantor FPAKSI Lingkungan Weri, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Minggu, (27/11).

Ketua FPAKSI Kecamatan Citangkil, Maryuni mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya oleh FPAKSI untuk meningkatkan motivasi pembelajaran Al-Qur’an dan akhlak terhadap anak. “Kegiatan ini bertujuan untuk melatih mental anak sekaligus untuk memperkenalkan TKA TPA masing-masing, karena jika menjadi juara, akan menjadi kebanggaan bagi sekolah itu sendiri,” katanya.

Ia menjelaskan, guna memeriahkan acara, pihaknya menggelar beragam perlombaan yang diikuti oleh ratusan santri dari TKA dan TPA bahkan ada juga lomba yang melibatkan wali santri. “Ada beberapa perlombaan, diantaranya, lomba murothal, cerdas cermat al qur’an, hafalan surat pendek, praktek sholat, puitisasi, lomba nasyid, mewarnai, tumpeng dan lomba qosidah,” terangnya.

Maryuni mengaku, untuk meningkatkan mutu pembelajaran, pihaknya secara rutin melakukan pertemuan dengan seluruh pengurus TKA TPA Se Kecamatan Citangkil. “Setiap sebulan sekali kita rutin adakan pertemuan melalui Forum PAKSI, agar dapat diterapkan kembali kepada santri-santrinya di sekolah terkait cara pembelajaran maupun peningkatan kualitas tenaga pendidik,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Badan Koordinasi PAKSI Kota Cilegon, Bayu Panatagama mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, yang diharapkan dapat memotivasi orang tua untuk belajar di TKA dan TPA. “Seperti yang tercantum dalam motto kami, yaitu membina generasi qurani berbasis masjid dan keluarga islami, yaitu sebagai wahana pendidikan informal berbasis masyarakat, sekaligus sebagai cikal bakal lahirnya pemimpin dan kepemimpinan islam,” kata Bayu. (Red)