Angka Pengangguran Di Provinsi Banten Masih Tinggi

610

 

Plt Gubernur Banten, Nata Irawan Saat Membuka Job Fair Di Halaman Masjid Syech Nawawi Al-Bantani. (Foto, BidikBanten)
Plt Gubernur Banten, Nata Irawan Saat Membuka Job Fair Di Halaman Masjid Syech Nawawi Al-Bantani. (Foto, BidikBanten)

SERANG, (BidikBanten) – Minimnya pendidikan di Provinsi Banten hingga membuat angka pengangguran menjadi tinggi. Hal tersebut terungkap oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten, Nata Irawan saat memberikan sambutan di pembukaan Banten Job Fair 2016, di Area Halaman Masjid Syech Nawawi Al-Batani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Kamis (3/11/2016). “Persoalan pendidikan dan kesehatan menjadi kesatuan, kalau dia (pencari kerja) tidak sehat dan tidak terdidik maka peluang untuk bekerja menjadi tipis,” kata Nata Irawan.

Oleh karena itu. Saat ini, Pemerintah Provinsi Banten mengupayakan pembenahan pendidikan dan kesehatan sebagai perioritas utama terutama untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di Provinsi Banten. “Teknisnya nanti kita bicarakan dengan bapak kepala dinas, bagaimana nantinya setelah mendapat kesehatan dan pendidikan yang baik dibukakan peluang untuk pencari kerja seperti ini (job fair),” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten, Hamidi mengungkapkan, berdasarkan data di Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten tercatat pada tahun 2016 jumlah pengangguran di Banten mencapai 452.000 orang. “Iya kita melihat dari data BPS bahwa pengangguran di Banten cukup tinggi dan saat ini sebanyak 452.000 orang di Banten. Maka dari itu, untuk mengurangi tingginya tingkat pengangguran, kita buka Job Fair, saat ini memang perusahaan mencari tenaga kerja yang bermodal pengalaman dan memiliki teknologi canggih,” ungkapnya. (Mg02)