Tumpukan Sampah di Kali Cibeber Membuat Warga Resah

315

sampah

Kali di Lingkungan Cibeber Gede dan Cibeber Cilik Kelurahan Cibeber Kecamatan Cibeber, kota Cilegon  banyak di penuhi sampah yang menimbulkan bau yang menyengat.

Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan di sekitarnya, sehingga tidak memperdulikan akan dampak yang akan ditimbulkan jika dibiarkan menumpuk di aliran sungai tersebut sehingga jika terjadi hujan bisa menimbulkan banjir serta sarang nyamuk.

Menurut salah satu warga lingkungan  RW 1 Cibeber, Jaelani mengatakan sampah yang berada di aliran sungai tersebut saat hujan turun sering menimbulkan banjir.

“Sampah disekitar aliran kali ini  menumpuk, sehingga kali menjadi dangkal dan  saat hujan tiba sering terjadi banjir sampai melup kerumah warga”katanya.

Sampah yang berada di aliran sungai tersebut sangat menggangu warga setempat dikarenakan bau yang sangat menyengat.

“Sampah tersebut menimbulkan bau yang sangat menyengat jika cuaca panas, apalagi kalau hujan turun dan banjir disertai bau, harapan saya coba sih pemerintah, Walikotanya saat mengadakan jumat bersih (jumsih) datang kesini sekalian melihat langsung!”pinta Jaelani.

Hal senada dikatakan Mackozy warga Cibeber yang sekaligus aktivis LTC (Lembaga Transparansi Cilegon) dirinya mengharapkan adanya Perda tentang kebersihan dan bisa dibentuk Satgas kebersihan dilingkungannya.

“Persoalan sampah ini sudah lama dan harus diatasi, harapan saya Perda Kebersihan Kota Cilegon agar segera dibentuk dengan implementasi terbentuknya satgas-satgas kebersihan di setiap lingkungan, kan malu kalau Sebuah kota belum memiliki Perda kebersihan?” Ujarnya.

(Priadz)