Proyek Jalan Betoniasi ini Diduga Menyalahi Rencana Anggaran Biaya Kerja

510

jalan betonProyek pekerjaan kontruksi jalan beton berupa peningkatan jalan dan jembatan di Jalan Stasiun Cilegon hingga jalan protokol diduga menyalahi kesesuaian antara pekerjaan dan perencanaan kerja.

Anggaran proyek kontruksi beton yang bersumber dari APBD Kota Cilegon itu sedianya hanya sebesar Rp. 1.151.000.000; dengan volume Panjang: 330 Meter dan Lebar : 6.00 Meter ini sebagaimana tertera dalam papan proyek informasi pekerjaan, namun ternyata dalam pekerjaannya  dilebarkan menjadi  7 Meter.

Selain itu, PT. Karya Dimensi Utama selaku kontraktor pelaksana yang diberi waktu pekerjaan selama 90 hari kalender ini dalam pelaksanaannya yang baru sekitar dua minggu namun sudah menyelesaikan hampir separuh jalan yang dibeton.

Dugaan kesalahan  lainnya berupa tidak adanya lapis perataan dibawah coran beton, dan dalam pantauan Bidik Banten, rakitan tulang besi yang tampak kurang diseting dengan rapih saat dituangkan cor an beton.

Saat  dikonfirmasi ke Rahmat yang mengaku sebagai pengawas lapangan, Rahmat mengakui adanya perubahan ukuran lebar pekerjaan jalan beton yang awalnya 6 Meter menjadi 7 Meter.

“Iya lebarnya ditambah 1 Meter dari lebar awal 6 meter menjadi 7 meter, itu atas permintaan orang dinas PU, padahal awalnya kami sudah mengerjakan sesuai yang ada dipapan informasi pekerjaan, namun karena orang dinas minta ditambah satu meter lagi ya kami ikuti “ujar Rahmat, pengawas lapangan.

Namun ketika ditanya alasan penambahan itu, Rahmat hanya mengatakan dirinya tidak mengetahui secara  detail rencana perubahan itu.

“Kurang tahu ya, saya cuma nurutin apa kata bos. nanti saja tanya langsung sama bos, tapi sekarang bos sedang tidak berada di tempat”kata Rahmat.

H. Asnawi atau yang lebih akrab dipanggil Apung oleh pekerjanya ini, saat ditemui untuk dikonfirmasi justru terlihat menghindari dengan tidak mengakui dirinya yang memiliki pekerjaan itu.

“Bosnya gak ada, sudah pulang”ujarnya sambil berlalu.

(SR)