Pemerintah Ingatkan Pengusaha Elektronik China Taat SNI

237

ilustrasi-produk-china

Pemerintah Indonesia meminta produsen elektronik China mengikuti seluruh standar yang sudah ditetapkan sebelum memasarkan produk mereka di Tanah Air.

Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan, Kementerian Perdagangan, Marthin Simanungkalit juga mengimbau agar produsen elektronik China memastikan produk mereka memenuhi berbagai standar yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

Dia memaparkan China adalah importir utama produk elektronik yang beredar di Tanah Air. Nilai impor produk elektronik asal China mencapai US$6,6 miliar pada 2015 dan telah mencapai US$3,2 miliar pada Januari—Juni 2016.

“Perlu ada kepastian impor sesuai dengan kebutuhan penduduk. Harus terjamin keselamatan, kesehatan, berkualitas dan ramah lingkungan. Seluruh produk elektronik yang masuk ke Indonesia harus memenuhi persyaratan tersebut,” katanya di pembukaan International Consumer Electronics Expo Indonesia 2016 di Jakarta International Expo, Jumat (16/9/2016).

Marthin mengharapkan produsen elektronik China tidak hanya memasarkan produk mereka di Indonesia, namun juga mencari peluang investasi mendirikan pabrik di Tanah Air.

International Consumer Elektronics Expo 2016 memamerkan produk elektronik dari 150 perusahaan asal China. Perusahaan-perusahaan tersebut datang ke Indonesia untuk menjalin kerja sama bisnis dengan sekitar 5.000 orang pengusaha yang ditargetkan hadir di pameran.

(Yus)

Sumber: industri.bisnis.com