Bawa Rantai dan Gembok, MATP Datangi Kantor Dewan, Ketua DPRD: Saya Tersinggung!

226

evi vs fakihSejumlah warga kota Cilegon yang menamakan dirinya dari Masyarakat Advokat Transparansi Publik (MATP) kota Cilegon pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB (24/04) mendatangi kantor DPRD Kota Cilegon guna menanyakan kelanjutan hasil pemeriksaan terhadap anggota DPRD kota Cilegon pada beberapa waktu yang lalu.

“Kedatangan kami ingin menanyakan kelanjutan hasil pemeriksaan tes Urine terhadap sejumlah anggota DPRD yang dilakukan oleh Badan Narkotika Kota (BNK) Cilegon dan yang masih ramai diperbincangkan oleh masyarakat, kami sabagai warga kota Cilegon merasa memiliki hak untuk mengetahui hasil pemeriksaan itu, seperti apa hasilnya dan bagaimana kelanjutannya. Makanya kami datang ke ketua DPRD kota Cilegon untuk menanyakan dan kami berharap ada keterbukaan disini”terang Evi.

Evi Silvi yang datang ke kantor DPRD dengan membawa rantai besi dan gembok disertai tulisan “DISGEL RAKYAT” itu ditemani oleh sejumlah warga yang berasal dari delapan Kecamatan kota Cilegon ini juga dilatarbelakangi keresahanya sebagai masyarakat terhadap pemberitaan yang simpang siur seputar hasil pemeriksaan tes Urine anggota Dewan yang dinilainya tidak transparan.

Sontak saja Ketua DPRD kota Cilegon, Fakih Usman terkejut setelah melihat rantai besi dan gembok yang bertuliskan “DISEGEL RAKYAT” itu dengan langsung menanyakan  maksud kedatangan mereka. “Maksudnya apa ini, ada tulisan disegel rakyat dengan rantai dan  gembok segala? ini kantor Dewan dan saya wakil rakyat yag mewakili masyarakat kota Cilegon, saya merasa tersinggung”tegur Fakih.

Sempat terjadi ketegangan antara Fakih Usman dan Evi Sofwawi lantaran melihat gembok da rantai bertuliskan Disegel Rakyat itu dan ketegangan baru mereda setelah pihak MATP yang diwakili oleh Evi Sofwawi menjelaskan maksud dari tulisan dan alat segel gembok dan rantai tersebut.

(Yoo AS)