Antara Musa dan Rio, Dimana Keadilan Untuk Anak Bangsa?

musa-rioKedua nama ini sedang menjadi trending topik di media sosial tanah air maupun dunia…

Ya, mereka adalah Musa sang hafidz Alqur’an dan Rio Hariyanto sang pembalap…

Kedua anak bangsa ini sedang berjuang menjadi yang terbaik di dunia dalam pertarungan mereka masing masing….

Musa sang hafidz sedang bertarung menjadi penghapal Al-Qur’an terbaik di dunia…

Rio sang pembalap juga bertarung menjadi manusia tercepat di dunia…

Mereka adalah aset bangsa yang langka…
Dipundak mereka harga diri bangsa sedang diangkat tinggi tinggi…

Namun perlakuan kepada keduannya sangat berbeda…

RIO sang pembalap, begitu gegap gempita, asa kemenangan begitu tinggi walau sebenarnya tdk pernah memulai pitcnya di 10 besar pada saat start. Dengan dukungan dana yang melimpah 15 juta euro (hitung sendiri kalau dirupiahkan), yang diberikan para sponsor (pertamina, garuda indonesia, dll) wajarlah jika harapan memenangkan pertarungan diaspal ini menjadi kenyataan….

Musa sang hafidz, dengan kegigihannya, minim bahkan hampir tidak ada spinsor, dan hampir tidak terdengar dana sepeserpun menyertainya, mampu meraih tempat terhormat dengan menjadi juara ke tiga… DI DUNIA…

Ketidak adilan sedang berlangsung di negri ini…
Semua kehidupan sosial masyarakat… tanpa rasa keadilan oleh negara…

Bahakan nama kementrian Agama pun yg semestinya menyertai perjalanan Musa, tidk pernah disebutkan….

Islam telah menjadi anak tiri di negri muslim terbesar di dunia…

**Mohammed Mojaheed