1 Anggota DPR, 8 Oknum TNI-Polri Dibekuk Dalam Kasus Narkoba di Kompleks Kostrad

733
kostrad
Seorang anggota DPR berinisial ‎FS alias IH dikabarkan ditangkp  saat membeli narkoba jenis sabu di Jalan Tanah Kusir Raya, Jakarta Selatan.IH disebut-sebut sebagai politikus PPP. Berdasarkam informasi yang dihimpun, selain IH dalam penangkapan tersebut terdapat tiga oknum TNI, lima oknum anggota Polri, serta lima warga sipil lainnya. Sejumlah oknum TNI yang dikabarkan ditangkap yakni,  Sertu AS, Kopka N, Kopka B.

Untuk oknum Polri yang diringkus ialah, Briptu E, Aiptu A, Bripka AB, Aipda W dan Aiptu A. Sedangkan lima orang masyarakat sipil lainnya juga terjaring yakni, HD, OL, JN, SP, SG.

Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Surawan mengatakan, belum mengetahui informasi pasti tentang penangkapan tersebut. “Kabarnya sih seperti itu, tapi bukan dari kami yang menangkap. Mungkin BNNP DKI Jakarta,” ujarnya saat dihubungi Sindonews, Selasa (23/2/2016).

Kabid Pemberantasan BNNP DKI Jakarta AKBP Almas Arrasuli pun menyampaikan hal yang sama. Pihaknya masih belum mengetahui pasti kebenaran informasi tersebut. “Kabarnya yang tangani Kostrad langsung, Senin kemarin. Kami belum tahu benar informasinya,” pungkasnya.

Polda Metro Jaya menyebut narkoba yang didapat anggota DPR IH, serta tiga oknum TNI berasal dari anggota polisi. Ini berdasarkan pengakuan tiga oknum anggota Kostrad yang dibekuk di Kompleks Kostrad Jalan Tanah Kusir, Jakarta Selatan.Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal menjelaskan, berdasar informasi dari POM TNI penangkapan terhadap lima oknum kepolisian merupakan pengembangan dari tertangkapnya tiga oknum TNI di Kompleks Kostrad terkait kasus narkoba jenis sabu.

“Dari mereka informasinya ini diketahui narkoba tersebut didapat dari lima oknum polisi. Soal ini masih dicek sama Polres Jakarta Selatan dan Paminal karena mereka hanya menyebut nama,” jelas Iqbal, Selasa (23/2/2016).

Dari informasi yang dihimpun, penggerebekan dari Kostrad dikakukan di Perumahan Kostrad, Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Senin (22/2). Dari 146 personel yang dites urine, ada tiga orang di antaranya positif mengonsumsi zat adiktif.

Ketiganya Sertu AS positif amphetamine dan methampetamine, Kopka NS, positif morphin namun masih didalami peneriksaannya karena yang bersangkutan sedang minum obat batuk dan Kopka B positif amphetamin dan methampetamine. Sementara, B disebut-sebut terindikasi sebagai bandar narkoda dan beking judi togel terakhir Pratu A.

Dari tiga oknum inilah diketahui barang haram itu diduga berasal dari lima oknum polisi yakni,  Briptu E, Aiptu A, Bripka AB, Aipda W dan Aiptu A. Dalam penangkapan ini petugas juga meringkus enam warga sipil yakni H, O, J, S dan SG yang diduga sebagai kurir. Serta anggota DPR berinisial IH yang diduga memakai narkoba.

(JPNN/Youmi)