Ratusan Massa Pendukung Paslon Pilkada Bentrok Dengan Polisi

7559
Simulasi Pilkada 2015
Simulasi Pilkada 2015

Ratusan massa yang tergabung dari aliansi masyarakat kota Cilegon menggelar aksi demonstrasi di kantor KPU kota Cilegon menuntut ketua KPU agar pemilihan kepala daerah kota Cilegon diulang, dalam aksi demonstrasi ini ratusan massa terlibat bentrok dan baku hantam dengan petugas kepolisian dari Polda Banten karena massa memaksa menerobos dalam barikade pasukan pengamanan dan merangsek masuk ke dalam kantor KPU, Senin (30/11) 

Pantauan di lapangan, saat Polisi mengurai ratusan massa, Polisi mengeluarkan beberapa tembakan peringatan, bahkan kendaraan Water Canon turut dikeluarkan untuk meredam massa aksi, karena ratusan massa yang semakin beringas dan menimpuki petugas dengan puluhan botol air mineral, petugas-pun terpaksa mengeluarkan tembakan gas air mata ke udara.

Koordinator aksi salah satu pasangan calon, Zainal mengatakan, pemilihan kepala daerah kota Cilegon sarat dengan kecurangan yang dilakukan oleh komisi pemilihan umum (KPU).

“Kita mendesak kepada ketua KPU kota Cilegon agar mundur dari jabatannya atau Pilkada kota Cilegon diulang karena rekapitulasi penghitungan suara dan penetapan pasangan calon banyak kecurangan, sehingga pilkada harus diulang dan mendesak ketua KPU agar mundur dari jabatannya” Ujarnya.

Aksi demonstrasi yang dilakukan ratusan massa dari aliansi masyarakat cilegon pendukung salag satu pasangan calon ini merupakan simulasi pengamanan pilkada yang digelar di lapangan Hally Ped, kecamatan Citangkil, kota Cilegon.

Menurut Kapolda Banten, Brigjen Pol, Boy Rafli Amar, aksi demontrasi dan bentrokan yang terjadi ini merupakan simulasi pengamanan Ppilkada serentak yang dilakukan petugas kepolisian, karena simulasi tersebut merupakan sistem pengamanan untuk diketahui bagaimana cara anggota polri dapat melakukan pengamanan saat aksi demonstrasi dan mengurai massa.

“Anggota kita (polri) harus mengetahui tata cara mengatasi massa aksi, bahkan harus mengetahui prosedur saat mengurai massa, selain itu, simulasi ini pada intinya peningkatan kesiapan anggota dalam menghadapi massa aksi” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Cilegon, AKBP. Anwar Sunarjo mengaku akan menerjunkan sebanyak 400 personil polisi, jumlah tersebut akan ditempatkan di tiap-tiap TPS dan penjagaan di kantor.

Reportase: Muchtadiem