P2KP Akan Benahi 14 Titik Wilayah Kumuh di Cilegon

669

Kordinator Kota (Korkot) Program Peningkatan Kualitas Permukiman (P2KP) Kota Cilegon menggelar kegiatan lokakarya tentang program-program P2KP yang akan dicanangkan pada tahun 2015 – 2019, yang di ikuti seluruh stakeholder, perwakilan SKPD, LSM, dan forum BKM, bertempat di salah satu Hotel Cilegon, Senin (8/9). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mensinergikan program – program P2KP dengan pemerintah daerah dalam menangani permasalahan lingkungan di Kota Cilegon.

Ketua Korkot P2KP Kota Cilegon Zul Fuad menerangkan, untuk mengatasi permasalahan lingkungan, P2KP menerapkan program target 100-0-100.

“100 yang pertama adalah bagaimana akses air minum terpenuhi untuk masyarakat Cilegon tercapai 100 persen, 0 (nol) yang ke dua adalah bagaimana kawasan kumuh itu hilang hingga target 0 persen, dan 100 yang ke tiga adalah bagaimana sanitasi lingkungan terpenuhi dengan baik di Kota Cilegon,” terangnya.

Dikatakannya, dari delapan Kecamatan se Kota Cilegon, terdapat 14 titik wilayah kumuh yang perlu di benahi.

“Dari data yang kita dapat dari Pemkot Cilegon ada 14 titik wilayah kumuh, diantaranya ada di Kecamatan Cibeber, Kecamatan Pulomerak dan Kecamatan Jombang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satker P2KP Cilegon Syukroni mengatakan, pihaknya tengah sibuk mensosialisasikan program P2KP kepada seluruh BKM kelurahan.

“Kita juga menghimbau kepada lembaga yang ada, yakni BKM untuk selalu kordinasi dengan tiap kelurahan dan kecamatan, karena kegiatan ini adalah menampung aspiasi masyarakat yang telah dituangkan Musrenbang,” katanya.

Perlu diketahui P2KP merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang di fokuskan pada kualitas permukiman dan pengganti Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM).

Reportase: A Fernando

Comments are closed.