Jumlah Lapak Penjualan Hewan Menurun, Belum Ditemukan Penyakit Menular

255

Dinas pertanian dan kelautan kota Cilegon melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap sejumlah lapak penjualan hewan Qurban di kota Cilegon, Senin (14/09) siang .

Pemantauan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh bidang peternakan ini untuk mengetahui jumlah data lapak pedagang hewan qurbandan sekaligus mengecek kesehatan hewan beserta surat dokumen dan daerah asal hewan kurban didatangkan.

Kepala seksi kesehatan hewan dan kesmavet pada Dinas pertanian dan kelautan kota Cilegon, Drh. Dina Safitri mengatakan, pemantauan dan pemeriksaan sejumlah lapak penjualan hewan qurban di kota cilegon adalah seuatu kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun. Diungkapkan dina, dalam pendataan, tahun 2015 ini, jumlah lapak pedagang hewan qurban mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

“Tahun ini jumlah lapak pedagang hewan Qurban menurun dari tahun sebelumnya, tahun kemarin yang tercatat mencapai 89 lapak yang kita periksa, sedangkan sekarang jumlahnya agak menurun” ujarnya.

Dijelaskan Dina, setiap lapak yang telah dilakukan pendataan dan pengecekan kesehatan, makan pihaknya akan memberikan sebuah bukti tanda pemeriksaan resmi dari dinas pertanian dan kelautan kota Cilegon.

Hal tersebut dilakukan agar para konsumen merasa tenang dan nyaman bahwa hewan yang dibeli dari tempat tersebut telah dinyatakan sehat dari penyakit menular.

“Ada empat point yang kita periksa, satu pemeriksaan dokumen kesehatan dari daerah asal, dua data jumlah hewan Qurban, tiga mengecek kesehatan fisik hewan dan ke empat survelan yakni mengambil sempel darah untuk mendeteksi jika adanya penyakit bawaan yang menular, tapi sejauh ini untuk fisik hewan qurban kita lihat semua dan belum ada temuan penyakit menular” tambah Dina.

Reportase: Zaki Fernando