JLU Jadi Pembahasan Musrenbangkot

Musrenbang

Penyelesaian pembangunan betonisasi Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan penataannya menjadi prioritas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.

“Penyelesaian pembangunan dua jalur lingkar selatan sepanjang 15,6 kilometer membutuhkan anggaran yang cukup besar,” kata Tubagus Iman Ariyadi, Walikota Cilegon di salah satu hotel kawasan Cibeber, Kota Cilegon, Senin (30/03/2015).

Selama ini, lanjut Iman Aryadi menjelaskan, pembangunan betonisasi jalan dilakukan secara bertahap dengan alasan membagi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan program-program pemerintah lainnya untuk masyakarat.

Diakui Walikota, pihaknya bisa saja membangun betonisasi JLS sekaligus. Namun hal tersebut akan menghambat program seperti pemberian honor guru, guru ngaji, pemberian raskin secara gratis, dan program lainnya.

Dia menyatakan, target tahun ini pembangunan betonisasi JLS akan diselesaikan dua jalur pada Desember 2015. Dan setelah selesai, dirinya rencana akan membangun lingkar utaranya (JLU) pada 2016, yang sudah tertuang dalam Musrenbang tingkat kota. “Ya inipun apabila walikota ke depan cocok dengan program yang digulirkan ini,” ujarnya.

Guna mempercepat realisasi pembangunan JLU yang melintasi Kecamatan Jombang, Purwakarta, Grogol dan Kecamatan Pulomerak, diharapkan dalam pembebasan lahan milik warga berlangsung sesuai harapan, harga yang dapat disepakati kedua belah pihak, warga dan pemerintah.

“Kita harapkan dapat mempercepat perkembangan pembangunan di Kota Cilegon agar lebih baik,” ujar Walikota Iman Aryadi.

Reportase: A. Fernando