Camat Pulo Merak Acuh Terhadap Tindak Keriminalitas

Pelabuhan merak

Pelabuhan Merak yang merupakan tempat penyebrangan antar pulau Jawa dan Sumatra menyebabkan banyaknya pendatang yang singgah sebelum melanjutkan perjalanan ke tempat tujuannya.

Hal ini tidak menutup kemungkinan terjadinya tindak kriminal di erea pelabuhan tersebut. Seperti terjadi perampasan dan pembacokan Supir bus yang dilakukan sekelompok preman di terminal bus Pelabuhan Merak beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal ini, Cata Pulo Merak, Juhadi M. Syukur, menyatakan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keamanan dan keterbitan pelabuhan.

Juhadi mengungkapkan, wilayah pelabuhan merupakan daerah yang banyak pendatang. Oleh karnanya jika terjadi keributan, pihak keamanan wilayah tersebut yang menangani, bukan kewenangan pihaknya.

Lebih lanjut, Juhadi menambahkan meski demikian pihaknya mengajak masyarakat baik pribumi atau pun pendatang agar sama-sama saling menghormati agar tidak terjadi keributan.

Harapannya, semoga masyarakat Kecematan Pulo Merak agar ramah terhadap pendatang, karena wilayah pulomerak merupakan daerah transit para pendatang.

“Kami berharap warga agar ramah dalam menerima mereka para pendatang agar kedepan tindakan kriminal tidak terjadi dan dapat berkurang,” kata Juhadi.

Reportase: Dede Irawan