Cilegon Berwawasan Lingkungan Dinilai Baru Sebatas Slogan

256

Slogan Kota Cilegon sebagai kota mandiri yang berwawasan lingkungan dinilai hanya sebatas wacana yang belum terealisasi dengan baik, setidaknya hal itu diungkapkan oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Pencinta Lingkungan (Kopling), Dedi Kusnedi.

“Cilegon memang kota mandiri karena banyak berdiri perusahaan baik BUMN, BUMD dan BUMS, tetapi kalau kota yang berwawasan lingkungan kami kira hal itu jauh dari kenyataan.” kata Dedi Kepada bidikbanten.com melalui via telpon, Rabu (11/6).

Dedi  mengatakan dari banyaknya industri yang berdiri membuat banyak problem, khususnya dibidang lingkungan. Mulai banjir, polusi, debu, bahkan kelestarian ekosistem laut. Tidak lama ini, masalah lingkungan mencuat bahkan disorot oleh diberbagai media seperti banjir, debu besi yang dihasilkan oleh PT. KS Posco yang baru berdiri di wilayah kecamatan ciwandan.

“Apakah hal seperti itu yang menjadi semboyan Kota Cilegon merupakan Kota berwawasan lingkungan.? Sedangkan pada realitanya banyak masyarakat yang menjadi korban atas kemajuan industri di Cilegon, selogan tersebut baru sebatas wacana saja, dan kami menilai pemerintah belum memberikan langkah-langkah kongkrit untuk hal itu.” Katanya.

Senada dikatakcilegon2an oleh Pengurus Himpunan Mahasiswa Ciwandan (Himaci), Humedi menjelaskan banyaknya pabrik berdiri di wilayah ciwandan menyebabkan kualitas udara sangat menghawatirkan dan banyak masyarakat Ciwandan terkena penyakit ISPA.

“Miris memang melihat keadaan kota cilgonku saat ini. Dimana pabrik-pabrik bisa dikatakan gagal dalam menanggulangani efek samping kegiatan dari polusi yang dihasilkan, upaya penghijauan yang dilakukan juga belum maksimal.

Sedangkan Pemerintah sebagai regulator seharusnya memikirkan bentuk-bentuk mengenai dampak yang akan timbul terlebih dahulu jangan hanya memikirkan keuntungan sesaat.” Ujar Humedi.

Humedi berharap “Cilegon sebagai kota yang berwawasan lingkungan” jangan hanya tulisan besar dijalan. tetapi harus diimplementcilegon3asikan secara sungguh-sungguh dan dijalankan secara baik serta continue, jangan sebatas seremonial belaka.

“Kesehatan masyarakat begtu penting untuk kelangsungan hidup, supaya tercipta masyarakat yang sehat sehingga bangsa menjadi kuat. Baik pemerintah, masyarakat dan industrri harus tetap bersinergi aktif untuk memnuhi kebutuhan lingkungan dan kesehatn masyarakat kota Cilegon.” Pungkasnya. (arif)