Proyek Jembatan Minim Penerangan Resahkan Pengguna Jalan, Sejumlah Kendaraan Nyaris Tergelincir

465

 

IMG_1381

Cilegon,- Proyek Jembatan di Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang Kali, Kota Cilegon. Resahkan Pengguna Jalan, Terlebih lagi kendaraan mobil karena harus melewati jembatan dengan balok-balok kayu yang ektrem dan tidak adanya lampu penerangan.(30/11/13).

 

IMG_1385

 

Proyek Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kota Cilegon ini, dikeluhkan warga sekitar dan pengguna jalan.

Proyek jembatan ini sangat ektrem, karena selain menggunakan balok dan batangan pohon kelapa ditambah dengan minimnya penerangan bahkan tidak ada sama sekali penerangannya.

“Kok proyek gelap kayak gini sih,” kata Johadi pengendara mobil.

Dari informasi warga sekitar, sejumlah kendaraan mobil nyaris terjun, karena gelapnya kondisi proyek jembatan saat malam hari dan batangan balok kayu yang tidak rata dan berundak-undak.

 

”Mobil, ada yang hampir terjun di proyek jembatan itu kalo malam hari,” kata Tyas warga sekitar.

IMG_1382

 

Sedangkan untuk kendaraan motor, pengguna jalan harus sangat berhati-hati meskipun gelap dan jembatan yang ekstrem.

”Saya lewat jembatan itu sebenarnya kesulitan bukan karena jembatanya, tapi proyeknya yang gelap, gak ada lampu, jembatanya juga ektrem sih tapi motor bisa aman sedikit, kalo mobil bahaya selain jembatanya kecil juga berundak-undak itu balok-baloknya terus kalo ada mobil lewat itu baloknya ikut lompat-lompat dan bergeser nyaris terjun mobil yang lewat jembatan itu kalo gak hati-hati, apalagi kalo malam hari,”kata Salim pengendara Motor.

IMG_1377
Kesulitan Kendaraan Mobil, Menjadi Tontonan Anak-Anak Sekitar

Warga berharap dalam proyek jembatan ini, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kota Cilegon untuk mempercepat proyeknya setidaknya

IMG_1380

menambah lampu penerangan untuk malam hari.

”Kami warga disini berharap dinas PU memberikan lampu jalan di proyek jembatan ini, biar terang sedikit, kasian pengendara mobil, selalu hampir terjun, karena saat melewati jembatan ban mobil ikut bergeser dengan balok kayu tidak seimbang sehingga ban mobil membelot, kalo siang masih bisa diwaspadai, kalo malam hari dan tidak ada penerangan jalan kan sangat meresahkan,” kata Martin warga setempat.

(Ervan Yuhenda/BBO)