Masyarakat Bulakan Harapkan Peremajaan RT/RW

650

Masyarakat Kelurahan Bulakan yang berada dalam wilayah Kecamatan Cibeber kota Cilegon baru-baru ini mengharapkan kepada pihak Kelurahan maupun Kecamatan agar periodesasi (masa jabatan-red) para RT/RW dilingkunganya diremajakan, pasalnya masyarakat menilai selama ini jabatan RT dan RW yang di pegang oleh para RT dan RW sekarang ini bukan dari hasil pemilihan melainkan hasil penunjukan. Harapan itu dikatakan oleh Ustad Jamsari tokoh masyarakat Bulakan yang menilai hampir sebagian besar jabatan RT maupun RW di lingkungannya bukan berasal dari hasil pemilihan layaknya pemilihan yang dilakukan dengan cara Demokratis yang melibatkan keikut sertaan warga melainkan jabatan RT dan RW yang ada sekarang ini dari hasil penunjukan. Hal senada diungkapkan oleh Sanwani Tokoh masyarakat setempat yang juga menghaarapkan hal yang sama,”Seingat saya di wilayah Bulakan ini yang pernah menyelenggarakan pemilihan ketua RT/RW cuma di dua tempat,yaitu di RT 02/02 dengan ketua RT terpilih Haerudin namun itupun pengangkatannya baru dilantik setelah 2 tahun pemilihan, dan ke 2 yang pernah terjadi pemilihan RT di Bulakan ini di RT 01/03 Linkungan Jeruk Tipis yang terpilih waktu itu Misro” ujar pria yang yang dikenal cukup vokal dalam urusan kemasyarakatan ini.Ditempat terpisah, Opan, ketua pemuda setempat menyatakan hal yang sama, bahkan ia meneggarai ada beberapa pihak yang sengaja mengendapkan semangat dan keinginan warga yang menginginkan adanya peremajaan jabatan RT/RW, “Khusus di Lingkungan Bentola, kami mengalami langsung adanya ketidak wajaran dalam membuka semangat Demokrasi di wilayah ini, sekitar bulan Januari 2012 jabatan dan periodisasi RT di Lingkungan Bentola sudah habis dan seharusnya diadakan pemilihan RT kembali, namun entah kenapa sampai sekarang keingainan masyarakat setempat kurang mendapat respon dari pihak terkait seperti pihak Kelurahan dan Kecamatan, bahkan Surat edaran pemberitahuan mengenai pembentukan panitia pemilihan RT dari Kecamatan saja tidak disebarluaskan oleh RW setempat, jadi ini sinyalemen apa kalau bukan ada apa-apanya” kata Opan. (Hendra S/BBO)

Comments are closed.